Sunday, 6 November 2011
Tugas Bhs. Indonesia Online
Latihan Bahasa Indonesia
Bacalah Cerita di bawah ini dengan benar
Sumber : http://www.rumahdongeng.com/cerita-anak.php?id=348
Pemuda itu lalu meminang putri ikan itu. Putri ikan itu menganggukan kepalanya tanda bersedia.
“Namun aku punya satu permintaan, kakanda.” katanya.
“Aku bersedia menjadi istri kakanda, asalkan kakanda mau menjaga rahasiaku bahwa aku berasal dari seekor ikan.”
“Baiklah, Adinda. Aku akan menjaga rahasia itu.” kata pemuda itu.
Akhirnya mereka menikah dan dikaruniai seorang bayi laki-laki yang lucu. Namun ketika beranjak besar, si Anak ini selalu merasa lapar. Walapun sudah banyak makan-makanan yang masuk kemulutnya, ia tak pernah merasa kenyang.
Suatu hari, karena begitu laparnya, ia makan semua makanan yang ada di meja, termasuk jatah makan kedua orang tuanya. Sepulang dari ladang, bapaknya yang lapar mendapati meja yang kosong tak ada makanan, marahlah hatinya. Karena lapar dan tak bisa menguasai diri, keluarlah kata-katanya yang kasar.
“Dasar anak keturunan ikan!”
Ia tak menyadari, dengan ucapannya itu, berarti ia sudah membuka rahasia istrinya.
Seketika itu juga sang anak sambil menangis pergi menemui ibunya dan menanyakan apakah benar dirinya adalah anak keturunan ikan.
Mendengar hal tersebut, sang ibu pun terkejut karena suaminya telah melanggar sumpah mereka terdahulu.
Setelah itu si ibu memutuskan untuk kembali ke alamnya. Lalu tiba tiba langit berubah gelap dan petir menyambar kemudian turunlah hujan dengan derasnya.
Sang ayah menjadi sedih dan sangat menyesal atas perbuatannya. Namun nasi sudah menjadi bubur. Ia tak pernah bisa bertemu kembali dengan istri dan maupun anaknya yang disayanginya itu.
Di tanah bekas pijakan istri dan anaknya itu, tiba-tiba ada mata air menyembur. Airnya makin lama makin besar. Lama-lama menjadi danau. Danau inilah yang kemudian kita kenal sampai sekarang sebagai Danau Toba.
Bacalah Cerita di bawah ini dengan benar
Sumber : http://www.rumahdongeng.com/cerita-anak.php?id=348
Legenda Danau Toba
Pengarang: Anonim
Tersebutlah seorang pemuda yatim piatu yang miskin. Ia tinggal seorang diri di
bagian Utara Pulau Sumatra yang sangat kering. Ia hidup dengan bertani dan memancing
ikan.
Suatu hari, ia memancing dan mendapatkan ikan tangkapan yang aneh. Ikan itu
besar dan sangat indah. Warnanya keemasan. Ia lalu melepas pancingnya dan memegangi
ikan itu. Tetapi saat tersentuh tangannya, ikan itu berubah menjadi seorang
putri yang cantik! Ternyata ia adalah ikan yang sedang dikutuk para dewa karena
telah melanggar suatu larangan. Telah disuratkan, jika ia tersentuh tangan,
ia akan berubah bentuk menjadi seperti makhluk apa yang menyentuhnya. Karena
ia disentuh manusia, maka ia juga berubah menjadi manusia.Pemuda itu lalu meminang putri ikan itu. Putri ikan itu menganggukan kepalanya tanda bersedia.
“Namun aku punya satu permintaan, kakanda.” katanya.
“Aku bersedia menjadi istri kakanda, asalkan kakanda mau menjaga rahasiaku bahwa aku berasal dari seekor ikan.”
“Baiklah, Adinda. Aku akan menjaga rahasia itu.” kata pemuda itu.
Akhirnya mereka menikah dan dikaruniai seorang bayi laki-laki yang lucu. Namun ketika beranjak besar, si Anak ini selalu merasa lapar. Walapun sudah banyak makan-makanan yang masuk kemulutnya, ia tak pernah merasa kenyang.
Suatu hari, karena begitu laparnya, ia makan semua makanan yang ada di meja, termasuk jatah makan kedua orang tuanya. Sepulang dari ladang, bapaknya yang lapar mendapati meja yang kosong tak ada makanan, marahlah hatinya. Karena lapar dan tak bisa menguasai diri, keluarlah kata-katanya yang kasar.
“Dasar anak keturunan ikan!”
Ia tak menyadari, dengan ucapannya itu, berarti ia sudah membuka rahasia istrinya.
Seketika itu juga sang anak sambil menangis pergi menemui ibunya dan menanyakan apakah benar dirinya adalah anak keturunan ikan.
Mendengar hal tersebut, sang ibu pun terkejut karena suaminya telah melanggar sumpah mereka terdahulu.
Setelah itu si ibu memutuskan untuk kembali ke alamnya. Lalu tiba tiba langit berubah gelap dan petir menyambar kemudian turunlah hujan dengan derasnya.
Sang ayah menjadi sedih dan sangat menyesal atas perbuatannya. Namun nasi sudah menjadi bubur. Ia tak pernah bisa bertemu kembali dengan istri dan maupun anaknya yang disayanginya itu.
Di tanah bekas pijakan istri dan anaknya itu, tiba-tiba ada mata air menyembur. Airnya makin lama makin besar. Lama-lama menjadi danau. Danau inilah yang kemudian kita kenal sampai sekarang sebagai Danau Toba.
Mia Menjadi Kupu-Kupu
oleh : Panca Triwati
Mia menjatuhkan diri di atas rumput tebal. Tampangnya begitu masam. Bibirnya cemberut dan dahinya berkerut-kerut. Memang saat itu Mia lagi kesal. Ia jengkel pada Mamanya. Dalam anggapan Mia, Mama terlalu cerewet! Buktinya tadi itu Mia lagi asyik main dengan boneka Snoopynya, eh...Mama menyuruhnya bikin PR! Kan sebal!
Sekarang Mia mau ngumpet saja di sini, supaya Mama sibuk mencari-cari. Sebenarnya Mia tak suka diam-diam ke kebun seperti ini. Tidak enak! Banyak semut dan sepi rasanya. Tapi Mia sedikit terhibur melihat banyak bunga yang bermekaran. Kebun Mama jadi ramai dipenuhi bunga warna-warni.
Tiba-tiba seekor kupu-kupu terbang rendah ke dekat Mia duduk. Lalu membubung lagi, menghampiri mawar yang bergoyang-goyang ditiup angin. Ah, cantik sekali kupu-kupu itu! Mia terpesona. Pandangan Mia terus mengikuti ke mana kupu-kupu itu terbang. Sayap serangga itu begitu indah. Berwarna kuning dengan bintik-bintik hitam. Kupu itu terus terbang dengan lincah, dari satu kuntum bunga ke kuntum bunga yang lain. Gembira sekali kelihatannya!
Mendadak Mia ingin seperti kupu-kupu. Bisa terbang ke mana saja ia mau. Bisa bebas bermain tanpa harus mengerjakan PR, tak perlu susah merapikan tempat tidur dan tak ada Mama yang mengomeli. Ah, enak sekali!
Mia jadi makin sedih. Pandangannya terus mengikuti terbangnya binatang itu. Anak perempuan yang baru kelas II SD itu jadi makin tertarik. Seandainya saja Mia bisa menjadi kupu-kupu. Begitu pikirnya dalam hati.
"Sungguh kau ingin menjadi kupu-kupu, Mia?"
kupu1
ilustrasi : clipart
Mia terkejut mendengar suara itu. la bertambah kaget lagi ketika melihat ada seorang putri cantik yang bersayap lebar, tengah menatap Mia sambil tersenyum.
"Jangan takut. Aku Putri Kupu-kupu. Kudengar, kau ingin jadi kupu-kupu. Benar begitu, Mia?"
Sebenarnya Mia takut juga, tapi ia mengangguk segera.
"Benar, kau tidak akan menyesal?" tanya Putri Kupu-kupu itu lagi.
'Tidak, Putri. Sungguh, Mia ingin menjadi kupu-kupu!" sahut Mia mantap.
"Baiklah. Aku akan menolongmu. Sekarang, pejamkan matamu!"
Dengan berdebar-debar Mia menuruti perintah itu. Dipejamkannya matanya rapat-rapat.
"Ayo, sekarang bukalah matamu!" Putri Kupu-kupu itu kembali memberi aba-aba.
Wuuss... tiba-tiba Mia merasa tubuhnya begitu ringan. Ringan sekali! Bahkan ketika ia mulai menggerakkan tangannya, tubuhnya melayang ke atas. Mia membubung makin tinggi! Oh, ternyata lengannya sudah tidak ada lagi. Yang ada hanya sepasang sayap yang indah. Mia gembira melihat sayap lebarnya yang berwarna keemasan. Sungguh menakjubkan!
Mia sudah lupa dengan kesedihannya tadi. Dengan riang ia mengepakkan sayapnya dan terbang menjauhi rumahnya. Sampai ia di rumah Ina teman sekelasnya. Tiba-tiba Mia melihat Ina tengah bermain-main di halaman rumahnya. Mia terbang mendekat ingin menyapanya. Tapi Ina tak mengenali! Bahkan Ina berteriak memanggil kakaknya.
"Kak Indra! Cepat ke sini, ada kupu-kupu bagus!"
"Mana?" Indra berlari ke luar mendatangi adiknya. "Oh bagus benar! Ayo kita tangkap! Ina, lekas kau ambilkan jala di belakang. Sebelum kupu-kupu ini terbang jauh."
Ow! Sungguh terkejutnya Mia mendengar percakapan mereka. Mia yang sudah jadi kupu-kupu itu mendekati Indra dan terbang berputar-putar ke dekat kepala anak laki-laki itu, sambil berteriak keras-keras.
"Jangan kau tangkap aku! Jangan! Aku Mia temanmu!"
Tapi tentu saja Indra tak bisa mendengar suara Mia. Indra malah tertawa kegirangan. "Cepat Ina! Kupu-kupunya terbang rendah sekali. Cepat, berikan jala itu!"
Mia terkesiap dan segera terbang menjauh. Tapi malang, jala yang panjang itu telah mengurung dirinya! Mia terperangkap! Mia meronta. Menjerit dan berteriak keras. Tapi sia-sia! Jari-jari tangan Indra sudah mencengkeram sayapnya. Oh sakitnya! Mia sama sekali tak berdaya.
"Mama, Mama... tolong Mia! Tolong!" jeritnya ketakutan.
"Mia, Mia ... hei, Mia! Ayo bangun sayang!"
Mia terbangun dengan kaget. Jantungnya berdebar kencang dan keringatnya mengucur dengan deras. Dilihatnya Mama sudah duduk di dekatnya dengan senyum yang sangat hangat dan lembut.
"Maa... "ucap Mia lirih sambil memeluk Mamanya erat-erat. "Mia mimpi. Hi... seram sekali mimpi itu!"
"Mama kan sudah sering bilang pada Mia, kalau ngantuk boboknya di kamar saja. Jangan di kebun begini." Mama mengusap-usap rambut Mia dengan sayang. "Ayo, sekarang mandi dulu supaya kau lebih segar. Sudah sore, lho!”
Mia mengangguk patuh. Kalau pun saat ini Mama menyuruhnya mengerjakan PR, tentu dengan senang hati Mia akan menuruti. Sekarang Mia tahu, lebih enak jadi anak Mama dari pada jadi kupu-kupu!
Untung saja tadi itu cuma mimpi. Hii, Mia masih seram membayangkan pengalamannya selama menjadi kupu. Mia tak mau lagi menjadi apa pun. Mia cuma mau jadi anak Mama!
Sumber : Majalah Bobo
Tugas Matematika Online
TUGAS MATEMATIKA
TULIS SOALNYA DI BUKU TULIS!
Mohon maaf , buku tulis matematika sebagian siswa masih dikumpulkan.
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jawaban yang benar !
Komutatif
1. (-134 ) + ( -321 ) = .....
2. 56 x ( -11 ) = ....
3. ( -10 ) x 6 x ( -22 ) = ...
Asosiatif
1. ( -150 ) + ( (-240 ) + 190 ) = ....
2. ( -13 ) x ( 10 x ( -3 ) ) = ....
3. ( -457 ) + ( ( -1674 ) + 1986 ) = ....
Distributif
1. (-25 ) x ( 14 + (-6) ) = ....
2. 19 x ( (-11 ) - ( 17 ) ) = ....
3. ( -6 ) x ( (-7) - (-4) ) = ....
Tugas IPS Online
https://www.slideshare.net/rachmahsafitri7/soal-digital-ips-kelas-vi-ulangan-akhir-semester-1
Saturday, 4 June 2011
info
Pemberitahuan:
1.Hari Senin,tanggal 13 Februari 2012 Ulangan BAHASA INDONESIA "DRAMA MALIN KUNDANG"
2. Hari Rabu , tanggal 15 Februari 2012 ULHAR LISAN IPS BAB " SEMANGAT KERJA"
3. Hari Rabu , tanggal 15 Februari 2012 ULHAR LISAN IPA BAB " ENERGI "
1.Hari Senin,tanggal 13 Februari 2012 Ulangan BAHASA INDONESIA "DRAMA MALIN KUNDANG"
2. Hari Rabu , tanggal 15 Februari 2012 ULHAR LISAN IPS BAB " SEMANGAT KERJA"
3. Hari Rabu , tanggal 15 Februari 2012 ULHAR LISAN IPA BAB " ENERGI "
Subscribe to:
Posts (Atom)